GUBERNUR DAN TNI-POLRI HARUS BAHU MEMBAHU MEMBANGUN KEDAMAIAN DI PAPUA

oleh

Jakarta, Kitorang Papua – Politikus Daniel Johan menganggap penting kehadiran TNI-Polri di Papua, khususnya Kabupaten Nduga. Meski begitu soal permintaan penarikan pasukan TNI-Polri, Politikus PKB ini mendukung apapun keputusan pemerintah.

“PKB posisinya mendukung keputusan terbaik demi terwujudnya suasana damai di Papua,” kata Daniel Johan Senin (14/12) mengutip pada pemberitaan detik.com.

Daniel mengatakan keberadaan TNI Polri di Papua masih sangat penting apalagi di tengah perayaan Natal seperti saat ini. Dia berharap tugas yang dijalankan aparat di Papua mengutamakan pendekatan sosial kepada masyarakat.

“Tugas TNI-Polri untuk memastikan keamanan dan kedamaian masyarakat apalagi di tengah masyarakat Papua menyambut Natal. Karena itu kita berharap TNI-Polri benar-benar lebih mengutamakan pendekatan kultur sosiologis dan antropologis, untuk lebih memahami psikologis saudara Papua kita disana,” ujarnya.

Pasukan TNI-Polri hingga kini masih berada di Nduga meski Gubernur Papua meminta agar ditarik saja. Soal permintaan Lukas ini, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko telah menepisnya. Dia menyebut keberadaan TNI-Polri justru membuat suasana aman.

“Kehadiran TNI-Polri itu justru memberikan rasa nyaman dan aman, sehingga masyarakat bisa menjalankan ibadah Natal dengan tenang, jangan dibalik-balik,” ujar Moeldoko, Senin (24/12).

Pria yang juga mantan Panglima TNI itu mengatakan kehadiran TNI dan Polri sesuai dengan tugasnya untuk memberikan pelayanan publik. Gubernur dan TNI-Polri harus bekerja bahu-membahu, bukannya malah berjalan sendiri-sendiri. (*)