oleh

FRANS MANIAGASI: PEMBANGUNAN MASYARAKAT ADAT PAPUA SEBAGAI KONTEKS BARU OTSUS 2022

-Artikel, Berita, News-74 views

Kitorangpapuanews.com – Frans Maniagasi selaku Tim Perumus RUU Otsus Papua 2001 mengungkapkan masyarakat adat harus mampu mengkonsolidasikan diri atau kelompok sesuai pendekatan budaya dan antropologi dengan mempertahankan jati dirinya, seperti yang tercantum dalam UU Otsus.

“Hal ini untuk menghindari klaim – klaim yang mengatas namakan masyarakat adat bentukan dan rekayasa yang hanya memuaskan nafsu dan keserahan kepentingan politik dan ekonominya,” ujar  Frans Maniagasi saat mengukuti diskusi virtual bertema Otsus Papua Undercover:  Menjaga Nyawa, Harta dan Martabat Orang Papua yang diadakan Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Papua Barat, Jum’at (4/9).

Frans Maniagasi menyatakan bahwa Otsus Papua masih perlu penguatan implementasinya, terutama memprioritaskan pembangunan masyarakat adat dengan pendekatan pembangunan terhadap budaya lokal Papua.

“Masyarakat Adat mesti menjadi soko guru utama dalam penyelenggaraan Otsus kedepan tanpa masyarakat adat Otonomi Khusus Papua tidak akan bermakna,” tegasnya.

Frans Maniagasi mengatakan bahwa masa depan dan keberlanjutan keberadaan Papua ditentukan sampai sejauh mana masyarakat adat aktif dalam proses perencanaan, pelaksanaan bahkan monitoring dan evaluasi jalannya penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

Frans Maniagasi menambahkan bahwa sebenarnya kewenangan dari pemerintah sudah diberikan tapi kita tidak gunankan dengan baik sehingga kita tidak punya arah. Kita lalai sehingga muncul permasalahan yang mengakibatkan kita sering menyalahkan pemerintah pusat dari kesalahan kita sendiri.

“Otsus itu diibaratkan laboratorium supaya Otsus tersebut dapat berjalan sesuai keinginan kita. Melalui otsus mari kita berdayakan orang Papua melalui kesempatan yang diberikan pemerintah,” harapnya.

Diakhir diskusi virtual, Frans Maniagasi mengajak kepada seluruh masyarakat untuk tidak saling mendustai  antar sesama sehingga dapat memberikan  konteks baru Otsus pada tahun 2022.

“Jangan ada lagi dusta diantara kita, kita jadikan konteks baru Otsus pada konteks tahun 2022 untuk Papua yang lebih baik lagi”, tutupnya.

News Feed