oleh

Eskalasi Tragedi Kemanusiaan, KKSB OPM Teror Masyarakat Papua Hingga Terusir di Tanah Sendiri

-Artikel, News-1.088 views

Kitorangpapuanews.com – Aksi teror kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB OPM) tak kunjung reda, bahkan menjadi-jadi eskalasinya. Dalam teror kali ini, ratusan warga terancam keselamatannya dan ketakutan  akibat teror penodongan senjata yang dilakukan KKSB OPM di perkampungan Tembagapura, Mimika, Papua. Karena itu, Ratusan warga di daerah tersebut akhirnya memilih untuk mengungsi ke Timika, mencari tempat yang lebih aman. Hingga saat ini tercatat sudah ada 900 warga kampung yang berada di Distrik Tembagapura yang mengungsi.

“Orang-orang pada trauma karena setiap hari selalu mendengar bunyi letusan senjata api dari hutan dan Kelompok hutan masuk ke kampung mengancam menjarah babi warga. Rata-rata warga takut menjadi korban atau sasaran penembakan,” kata Fredy Rombe Sirudu

Ratusan warga itu berjalan kaki bebarapa kilometer dari Banti, Opitawak dan Kimbeli menuju Kantor Polsek Tembagapura di pinggir Kota Tembagapura. Setelah didaftarkan identitasnya, mereka selanjutnya diarahkan ke Kantor SLD PT Freeport Indonesia Tembagapura untuk menunggu bus jemputan.

Septinus Magal, salah satu warga Kampung Kimbeli di Tembagapura, Minggu, mengatakan “Situasi dan kondisi keamanan di kampungnya kini sudah tidak kondusif lagi. Sejak kedatangan OPM beberapa hari lalu, barang maupun bahan kebutuhan pokok diambil secara paksa dari rumah-rumah warga setempat oleh anggota kelompok separatis bersenjata itu, kami masyarakat tidak pernah berharap OPM ada dan kami sangat menolak, kami tidak ingin lagi hidup dalam ketakutan berkepanjangan akibat ulah dari OPM. kami meminta kepada Bapak. Presiden RI melalui Gubernur Papua untuk menolong kami ini, tolong kirimkan saudara–saudara kami TNI – Polri untuk hadir dan menjaga kami dari kejahatan–kejahatan OPM

Masyarakat secara psikologis mengalami trauma, kecemasan dan ketakutan atas berbagai peristiwa yang kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB OPM) di Papua. Fakta peristiwa ini merupakan tindakan KKSB OPM melakukan tragedi kemanusian Pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) berat, hak hidup masyarakat sipil sudah diancam dengan cara yang kejam dan tidak manusiawi.

Kebrutalan Separatis KKSB OPM ini harus diakhiri. Pemerintah dan masyarakat Papua wajib bekerja sama untuk menghentikan kebrutalan seperatis KKSB OPM dalam mengancam warga sipil dan pengrusakan pembangunan di Papua.

News Feed