oleh

Entah Apa Yang Merasuki BEM UI Bersama Sang Buronan Provokator Veronica Koman, Hingga Kau Tega Mengkhianati Bangsamu !

-Artikel, News-39 views

 

Kitorangpapuanews.com – Saat ini Veronica Koman telah masuk daftar pencarian orang (DPO) lantaran sudah 2 kali mangkir dari panggilan polisi.

Veronica Koman dijerat pasal berlapis yakni UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), KUHP, UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana, dan UU Nomor 40 Tahun 2008.

Pihak Universitas Indonesia menyebutkan, pembicara dalam diskusi bertajuk “#PapuanLivesMatter Rasisme Hukum di Papua” yang diselenggarakan Badan Eksekutif Mahasiswa UI tidak layak.

“Pertimbangan dan perencanaan yang tidak matang, diikuti dengan kecerobohan dalam proses pelaksanaannya, telah menyebabkan diskusi yang diselenggarakan oleh BEM UI tersebut menghadirkan pembicara yang tidak layak,” kata Kepala Biro Humas dan KIP UI Amelita Lusia dalam keterangan tertulis pada Minggu (8/6/2020).

Amelita menuturkan, UI menyayangkan penyelanggaraan diskusi oleh BEM UI tersebut yang disebutnya tanpa pertimbangan dan perencanaan yang cermat.

Menurut pihak UI, pelaksanaan diskusi tersebut juga tidak mengindahkan peraturan dan tata cara yang berlaku di UI.

Amelita menlanjutkan, BEM UI seharusnya menyelenggarakan kegiatan yang hasilnya dapat dipertanggungjawabkan secara akademik.

“Kandungan dan pijakan ilmiah atas diskusi juga tidak cukup kuat untuk dapat dikatakan sebagai suatu kegiatan akademik yang baik,” ujar Amelita.

Oleh sebab itu, Amelita menegaskan hasil diskusi tersebut tidak mencerminkan pandangan dan sikap UI sebagai institusi serta bukan menjadi tanggung jawab UI.

“Bersama ini dinyatakan bahwa kegiatan diskusi tersebut, berikut apapun yang dibahas dan dihasilkan, tidak mencerminkan pandangan dan sikap UI sebagai suatu institusi dan tidak menjadi tanggung jawab UI,” kata Amelita.

Adapun kegiatan diskusi yang digelar secara daring pada Sabtu (6/6/2020) lalu tersebut dimoderatori oleh Ketua BEM UI 2020 Fajar Adi Nugroho.

Pengisi acara diskusi tersebut adalaah Sang Buronan pengacara HAM Veronica Koman, pengacara HAM Papua Gustaf Kawer, dan seorang mantan tahanan politik Papua yang tidak dipublikasikan namanya.

“Kami khawatir jika provokator veronica koman tidak segera ditangkap maka dikhawatirkan akan terjadinya stigma yang negatif terhadap proses penegakan hukum di Indonesia. Kami akan terus mendorong dan mendukung Polri untuk segera menangkap dan mengadili provokator Veronica Koman secepatnya,” sebutnya.

 

News Feed