EGIANUS TERDESAK, LEMPARKAN ULTIMATUM TAK BERDAYA

oleh

Nduga, Kitorang Papua – Akhir-akhir ini masyarakat Papua diresahkan dengan adanya pemberitaan dari media sosial facebook. Berita yang penuh provokasi ini berisikan bahwa kelompok yang menamakan diri sebagai Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) akan menembak warga non-Papua yang tidak mau meninggalkan Kabupaten Nduga.

Kelompok Egianus Kogoya ini semakin terdesak karena datangnya aparat keamanan yang terus bergerak menutup ruang gerak egianus dalam rangka penindakan hukum. Selain itu Egianus juga merasa terancam akan ditangkap sehingga mengeluarkan ultimatum yang meresahkan masyarakat.

Berikut ini 7 poin ultimatum meresahkan masyarakat Papua yang dikeluarkan TPNPB-OPM di media sosial facebook ditulis dengan tulisan tidak teratur:

  1. Perang kami TPNPB kodap III Ndugama tuntut Kemerdekaan Bangsa Papua Barat untuk Penentuan Nasip sendiri.
  2. Perang kami tidak akan pernah berhenti sampai pengakuan kemerdekaan Papua.
  3. Kami minta kepada pemerintah indonesia tuntutan pengakuan kemerdekaan Papua hanya dengan kontak senjata.
  4. Kami TPNPB/OPM tidak mintah pembangunan dan bama seluru masyarakat 32 Distrik Kab Nduga minta Merdeka.
  5. Seluruh Tanah Ndugama dari ujung sampai ujung manusia Rambut Lurus Warna kulit puti adalah musu utama TPNPB Kodap III Ndugama karena banyak anggota TNI/POLRI pria wanita yang selama ini menyamar ibu Guru suster dan tukang Bangunan bahkan sopir taksi kami akan tembak.
  6. Kami harap Pos TNI yang bertugas di Distrik Mbua segera hentikan operasi di perkampungan masyarakat.
  7. Sampai dengan pernyataan ini kami keluarkan semua warga sipil non Papua kosongkan dearah Kabupaten Nduga, kalau sampai masih ada kami akan tembak.

Aparat Kepolisian merespon tingkah Egianus sebagai lampu hijau untuk memberangus mereka sampai akarnya. Adanya hal ini semakin mebuka jalan bagi aparat untuk menumpas mereka. Setelah bulan Desember lalu, kelompok ini membantai 22 pekerja. Aparat pastikan akan menangkap kelompok ini, hidup maupun mati.

Kelompok Egianus Kogoya akan terus diburu karena telah membantai masyarakat pendatang serta tidak segan untuk mengintimidasi dan membunuh masyarakat asli Papua yang tidak menuruti perintahnya.

Kitorang ciptakan Papua aman. Jangan jadikan alasan kemerdekaan hanya untuk kepentingan kelompok tertentu maupun pribadi saja. Papua sekarang su semakin maju. Papuaku Indonesiaku. (*)