oleh

E-KTP NRFPB menjadi bahan olok-olokan masyarakat Papua

-Artikel, Kriminal, Sosial-1.676 views

Kitorangpapuanews.com, Jayapura – Bermimpi, mungkin satu kata tersebut dapat mewakili segala pergerakan yang dilakukan oleh kelompok separatis NRFPB. Semenjak pembentukan kelompok ini, belum pernah tercatat ada kegiatan yang positif dan membangun serta berusaha meningkatkan kesejahteraan partisipannya.

Sejauh ini hanya keluhan demi keluhan dari pengikutnya tentang adanya pungutan-pungutan yang dilakukan oleh kelompok tersebut. “Kini NRFPB tinggal menunggu bubar saja,” seperti disampaikan oleh seorang simpatisannya yang sudah keluar dan kembali ke pangkuan NKRI.

Kelompok yang di ketuai oleh Forkorus Yoboisembut dan dimotori oleh Eliyas Aekeding ini terkenal dengan kelompok tukang minta-minta. Terakhir kali meminta sumbangan dari para simpatisannya dengan target 300 juta, dan hanya terkumpul 30 juta saja, dan sampai sekarang tidak pernah terlacak kemana uang sebanyak 30 juta tersebut. Dari informasi simpatisannya, uang tersebut hanya dipakai oleh Eliyas untuk kepentingan pribadinya saja.

Kali ini Eliyas dkk membuat sebuah gebrakan baru yang membuat masyarakat merasa geli karena kelucuannya, NRFPB membuat E-KTP untuk para simpatisannya. Hal tersebut menjadi olok-olokan dari para masayrakat.

Ada yang berkomentar bahwa “untuk apa buat KTP, Negara saja tidak punya,”. Kemudian yang lainnya memberikan komentar “darimana uangnya untuk buat KTP? Untuk makan saja minta-minta,”, dan yang paling pedas adalah “buat E-KTP? Bisakah? Teknologi saja masih manual,”. Komentar-komentar tersebut dilontarkan oleh masyarakat melalui akun facebooknya menanggapi sebuah tulisan rencana pembuatan E-KTP NRFPB, sungguh lucu. (**)

News Feed