oleh

Dubes Australia Kunjungi DPRP diskusi Program Kerjasama, Tegas Dubes ” Australia Dukung Kedaulatan Indonesia, Tolak Gerakan Makar Papua”

-Artikel, Berita-403 views

Kitorangpapuanews.com – Pihak Kedutaan Australia  atau Minister-Counsellor untuk politik dan komunikasi Strategis dari Kedutaan Besar Australia di Jakarta  Dr. Dave Peebles, mendatangi kantor DPR Papua. Kedatangan Dave dan dua rekannya ini ditemui langsung oleh Ketua DPR Papua Jhony Banua Rouw, SE didamping Wakil Ketua III DPRP Yulianus Rumbairusy,S.Sos.

Dari pertemuan ini Dave Peebles mendiskusikan  soal program kerjasama pemerintah Australia dan pemerintah Indonesia yang dikoordinir langsung Kementerian PPN/BAPPENAS.

Program tersebut diantaranya Program Kompak yang fokus pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat salah satunya melalui peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat. Lalu program Prisma yang focus pada pertanian kemudian program pendidikan dan pemberian bantuan beasiswa.

Dalam kunjungan itu, pihaknya kembali menyampaikan bahwa Australia sangat mendukung kedaulatan Indonesia.

“Kami sangat memperhatikan apa yang terjadi di Indonesia, terutama di Papua. Kami berharap pertemuan ini dapat membantu kedutaan dalam berkomunikasi terkait masalah ini,” ujarnya, Jumat (31/1).

Dave tak menyangkal ada kelompok masyarakat di Australia yang mendukung Papua merdeka. Salah satu aksi nyata yang selalu dilakukan adalah unjuk rasa Papua merdeka sambil membawa bendera Papua merdeka. jika kelompok atau individu melakukan tindakan yang tidak sesuai hukum Australia, pasti akan ditindak dan kami tak pernah mendukung kegiatan kelompok dalam aksi mendukung Papua merdeka

Menariknya, Dave juga bertanya bila Presiden Jokowi ada disini apa yang ingin DPRP sampaikan. “Saya sampaikan pemerintah harus memberikan Jaminan Pelayanan Kesehatan dan harus dirasakan oleh seluruh masyarakat Papua. Pelayanan juga harus bisa dijangka. Jangan hanya untuk kerumah sakit, masyarakat Papua harus berjalan berhari – hari bahkan berminggu-minggu,” cerita Johny. “Kami harapkan kedepan jika pemerintah Australia ingin membuat program sebaiknya tidak hanya melibatkan Bappenas saja, tetapi juga melibatkan pemerintah daerah sehingga singkron dengan program pemerintah daerah,” tambahnya.

 

News Feed