oleh

Dua Pasien PDP RSUD Merauke Positif Terinfeksi Covid-19

-Artikel-411 views

Kitorangpapuanews.com -MERAUKE- Dua pasien dalam pengawasan (PDP) Rumah Sakit Umum Daerah Merauke yang dirawat selama ini dinyatakan positif terinveksi virus Corona atau Covid-19. Kepastian ini setelah pihak pemerintah Kabupaten Merauke melalui Dinas Kesehatan Merauke telah mendapatkan notice dari Balitbangkes Jakarta via Dinas Kesehatan Provinsi Papua.

Pelaksana tugas Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nevile R. Muskita menjelaskan bahwa kedua pasien yang hasil pemeriksaannya telah diterima tersebut dan dinyatakan positif adalah pasien pertama seorang laki-laki berumur 46 tahun. Sedangkan pasien kedua adalah seorang perawat laki-laki berumur 31 tahun yang melakukan kontak dengan pasien pertama.

Selama ini, perawat tersebut belum masuk dalam PDP, namun karena mengalami gejala seperti pasien pertama sehingga pesimen dari perawat tersebut dikirim bersama dengan pasimen pasien pertama dan hasil laboratorium dinyatakan positif, sehingga menjadi pasien kedua. Sementara yang menjadi pasien dalam pengawasan kedua selama ini menjadi PDP ketiga adalah laki-laki berumur 51 tahun. Untuk PDP ketiga ini, hasil mengujian laboratoriumnya belum diterima.

Nevile Muskita mengungkapkan bahwa sampai Minggu (23/3), RSUD Merauke telah merawat 5 PDP, dimana telah bertambah dua pasien PDP tersebut. Pasien PDP keempat adalah seorang lali-laki berumur 33 tahun masuk ke RSUD Merauke pada Sabtu malam. Namun karena suhu badan panas dan merasakan sakit di tenggorokan sehingga langsung diisolasi. ‘’Pasien PDP keempat ini masuk tadi malam. Yang bersangkutan memang selama ini orang dalam pemantauan (ODP). ” Lalu tadi malam ( Sabtu malam), kami mendapat informasi kalau yang bersangkutan demam dan nyeri ditenggorokan. Sehingga sesuai kriteria, kami evakuasi ke rumah sakit dan kami rawat. yang bersangkutan kemudian ditetapkan sebagai pasien dalam perawatan keempat,’’ jelasnya.

Sementara pasien dalam pengawasan kelima, masuk ke RSUD Merauke Minggu (23/3) sekitar pukul 12.00 WIT yang sementara di rawat . ‘’Pasien PDP kelima ini adalah seorang laki-laki umur 30 tahun ,’’ kata Nevile Muskita. Dijelaskan lebih jauh bahwa pasien kedua dan keempat pernah melakukan kontak dengan pasien pertama.

Untuk pasien kelima, belum diketahui apakah pernah melakukan perjalanan keluar Merauke atau melakukan kontrak dengan pasien PDP yang dirawat tersebut sebelumnya. ‘’Kami belum dapat informasi rinciannya dari RSUD Merauke, tapi yang jelas, saat ini pasien kelima sudah dirawat dengan status PDP,’’ jelasnya.

Soal adanya satu rujukan pasien PDP dari Boven Digoel, Nevil menjelaskan bahwa yang bersangkutan belum masuk ke RSUD Merauke. ‘’ Kemungkinan nanti malam baru sampai di Merauke,’’ jelasnya, Minggu (23/3) siang kemarin.

Selain merawat 5 pasien PDP dimana 2 diantaranya sudah positif Covid-19, menurut Nevile Muskita saat ini pihaknya juga sedang melakukan pemantauan terhadap 62 orang. ‘’Kalau sebelumnya, jumlah orang dalam pemantaun (ODP)  Covid-19 ini sebanyak 57 orang. Tapi ada tambahan 5 orang dari pasien keempat,’’ katanya.

Karena itu, Nevile mengimbau kepada masyarakat Merauke apabila pernah melakukan kontak dengan pasien pertama dan kedua tersebut untuk segera melaporkan diri dan memeriksakan diri untuk berada dalam pemantauan. ‘’Bagi masyarakat yang merasa pernah kontak erat dengan pasein pertama dan kedua untuk jangan ragu-ragu segera memeriksakan diri. Karena Covid-19 ini bukan aib, tidak perlu ditakuti. Menteri perhubungan saja diumumkan. Termasuk walikota. Bukan aib.  Salah satu cara untuk memutus rantai ( penyebaran) yang cepat, bagi yang merasa pernah kontrak dengan kedua pasien untuk segera melakukan langkah-langkah pencengahan menjaga jarak, kemudian pakai masker kalau sakit dan segera memeriksakan diri kalau ada gejalan batuk dan demam yang muncul,’’ tambahnya.

News Feed