oleh

Dr. Socratez S. Yoman Halalkan Segala Cara Demi Posisi Tertinggi Sebuah Jabatan

-Artikel, Kriminal-1.342 views

Kitorangpapuanews.com, Jayapura – Seiring berjalannya waktu dinamika perubahan perilaku dan orientasi pada manusia akan beruba-ubah, sifat manusia yang dinamis membuatnya dapat merubah perilaku dan orientasinya dimanapun dan kapanpun, dan perubahan perilaku dan orientasi ini dapat terjadi kepada siapapun termasuk seorang pemuka agama.

Kiprahnya sebagai pendeta memang tak diragukan lagi, Dr. Socratez S. Yoman, ia dikenal sebagai seorang pendeta yang cukup keras dan lantang ketika berkhutbah didepan jemaatnya.

Banyak jemaat yang mengidolakannya, namun saat ini Socratez sudah mulai ditinggalkan oleh para jemaatnya. Sebagai seorang pendeta yang seharusnya mendekatkan umatnya kepada Tuhan, namun dalam khutbahnya saat ini ia lebih banyak memprovokasi umat untuk berbuat tidak baik, mengedepankan urusan duniawi dan seringkali meminta dukungan kepada umat untuk mendukung dirinya duduk di sebuah jabatan tertinggi disebuah organisasi.

“Kami sebagai umatnya merasa tidak tenang beribadah, perkataannya selalu provokatif memancing perpecahan, menghujat sesame pendeta, mengkritik tokoh adat dan dia sering berkampanye untuk dirinya agar umat memilihnya sebagai ketua Gereja-gereja Baptis,” Tutur salah satu jemaat gerja Baptis yang tidak mau disebut namanya, Minggu (19/11).

Kabarnya, untuk melancarkan kampanyenya, Ia menghalalkan segala cara salah satunya menggunakan dana gereja yang notabene merupakan dana umat, ia menggunakan dana tersebut untuk ia gunakan sebagai kebutuhan sehari-hari, melancong dan berkampanye dari gereja ke gereja.

Menurut kabar yang beredar, jemaat gereja akan melaporkan Socratez kepada pihak berwajib karena telah menyelewengkan dana umat untuk keperluan pribadinya. (**)

News Feed