oleh

Dilantik Kapolda Papua Barat, Brigjen Tornagogo Sihombing : Strategi harus tampil humanis agar masyarakat merasakan manfaat dari kehadiran polisi.

-Artikel-629 views

Kitorangpapuanews.com  – Kapolda Papua Barat, Brigjen Tornagogo Sihombing baru saja dilantik. Dia mengatakan akan melakukan strategi pendekatan adat istiadat untuk memelihara keamanan dan ketertiban di sana.

“Kami berusaha, pendekatan yang kami lakukan soft approach artinya dalam konteks kesejahteraan, lebih ke adat istiadat di sana. Dengan situasi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat), kita harus kombinasikan sinergi dengan adat istiadat di sana,” kata Tornagogo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (16/12/2019).

Tornagogo berharap dapat bersinergi dengan para forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) setempat. Dia juga berharap kehadirannya dapat diterima di tengah masyarakat Papua Barat.

“Saya mengharapkan sekali di tempat yang baru nanti, Papua Barat, saya bisa bersinergi dengan forkopimda dan gubernur, kepada muspimda (musyawarah pimpinan daerah) dan masyarakat khususnya. Sehingga saya bisa diterima oleh masyarakat dan bisa memberikan hal-hal positif di masyarakat Papua Barat,” ujar Tornagogo.

Tornagogo menjelaskan polisi harus tampil humanis dan menyatu dengan masyarakat. Hal itu bertujuan agar masyarakat merasakan manfaat dari kehadiran polisi.

“Kita tetap di sana harus menampilkan polisi yang humanis, yang menyatu dengan masyarakat, sesuai dengan apa yang menjadi keluhan masyarakat selama ini. Polisi di sana juga harus bisa berbaur di tengah kehidupan dan kondisi masyarakat di sana. Jadi betul-betul bisa dirasakan oleh masyarakat manfaat kita di sana,” terang Tornagogo.

Tornagogo menyebut hal ini telah dilakukan kapolda sebelumnya yaitu Brigjen Herry Rudolf Nahak. “Kita harus kembali melanjutkan pendekatan yang sudah dilakukan kapolda sebelumnya. Jangan sampai hubungan itu terputus. Saya harus belajar lagu Papua juga,” imbuh Tornagogo

News Feed