oleh

Diantara Ribuan Anak Muda dari Negara Lain, Steve Mara Pemuda asli Papua berada di Ajang Bergensi MUN di Uzbekistan.

-Artikel, News-385 views

Kitorangpapuanews.com – Steve Mara, mahasiswa S2 Universitas Pertahanan sangat tertarik dengan kegiatan diplomasi. Ia bahkan beberapa kali menghadiri konferensi nasional dan internasional.Steve Mara, pemuda asli Papua patut bangga. Ia menjadi satu-satunya anak muda Papua yang berada di Model United Nations (MUN), ajang bergengsi simulasi sidang PBB yang saat ini digandrungi anak muda dari seluruh dunia. MUN dilaksanakan oleh Tashkent State University of Economy di Uzbekistan. MUN dilaksanakan dalam C7–World Economy and Business International Conference di Uzbekistan.

Keberangkatan Steve pada kegiatan MUN sempat terkendala dengan akomodasi. Namun berkat dukungan Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw, Steve bisa berada pada kegiatan bergengsi itu.

“Terima kasih kepada Kaka Besar (panggilan akrab Kapolda Papua) telah mendukung saya dalam MUN. Ini bukti Kaka Besar yang berkomitmen mendukung anak muda Papua untuk berkarya di mana pun berada,” jelasnya.

Steve menyebutkan MUN menjadi tantangan untuk dirinya dapat terus berkarya. “Saya bangga dipercaya sebagai pimpinan sidang/Chairperson di Komite World Trade Organisation(WTO),” kata Steve, dalam surat tertulis, Senin (2/3).

Steve yakin dengan makin banyak mengikuti kegiatan positif, akan mengembangkan keterampilannya dalam berbagai hal.

“Saya mengajak seluruh anak muda Indonesia dan khususnya di Papua, untuk terus belajar dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan yang akan penuh dengan tantangan,” kata Steve.

Steve percaya, Indonesia adalah negara yang sangat peduli dengan kegiatan diplomasi antarnegara, karena politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif, artinya Indonesia membuka diri untuk melakukan diplomasi dengan negara mana saja, namun Indonesia tetap mencintai kedaulatan negara kesatuan.

“Jika pemuda terus mengembangkan minat di bidang diplomasi, maka akan menjadi sebuah kekuatan besar bagi Indonesia dalam menjalin hubungan dengan negara lain,” katanya.

MUN adalah kegiatan yang diikuti sebagian anak muda dari penjuru dunia. MUN mengajarkan anak muda berperan seolah-olah sebagai delegasi ke PBB dan melakukan simulasi pada komite PBB. Kegiatan dilakukan dalam bentuk konferensi.

Ribuan anak muda yang berpartisipasi dalam MUN menampilkan keterampilan dalam riset, berbicara di depan umum, berdebat, dan menulis.

MUN juga menampilkan kemampuan anak muda berpikir kritis, kerja dalam tim, dan jiwa kepemimpinan. Pada akhir kegiatan, setiap komite yang diakui akan diberi sertifikat penghargaan sebagai delegasi terbaik.

Pada kegiatan MUN, setiap delegasi diberi kesempatan untuk menunjukkan skill berpidato yang merinci posisi negaranya, tentang topik yang diangkat, dan menawarkan solusi yang dapat menyelesaikan sebuah persoalan dalam topik tersebut.

News Feed