oleh

Di Papua Barat, 38 Orang Berstatus ODP Corona

-Kesehatan, News-232 views

Kitorangpapuanews.com -MANOKWARI – Satuan Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Papua Barat menyatakan, saat ini terdapat dua pasien di wilayah Sorong dalam pengawasan.

Tim Satgas COVID-19 Papua Barat, dr Nurmawati, menjelaskan, sejak pandemi Corona ini menyebar dari Wuhan, Tiongkok, ke sejumlah negara di dunia, di Provinsi Papua Barat sudah ada tiga orang yang menjadi pasien dalam pengawasan (PDP). Seluruhnya berada di Sorong.

“Dari tiga PDP itu, sesuai hasil uji laboratorium satu menujukkan hasil negatif. Ia adalah warga negara China yang melakukan perjalanan wisata ke Raja Ampat,” kata dia, Rabu 18 Maret 2020.

Sedangkan, dua pasien yang lain hasilnya belum diketahui. Contoh spesimen dari dua pasien tersebut sudah dikirim untuk uji laboratorium.

Untuk orang dalam pemantauan (ODP), kata Nurmawati, secara keseluruhan di Papua Barat sejauh ini sudah ada 38 orang. Sebanyak 27 berada di Manokwari, sembilan di wilayah Sorong dan dua di Teluk Wondama.

“Daerah lain belum melaporkan data ke kami,” katanya seraya menjelaskan bahwa ODP ada orang atau masyarakat memiliki riwayat perjalanan di daerah terjangkit dan saat tiba memiliki gejala batu dan flu ringan.

Untuk Manokwari, dari 27 ODP tersebut 26 di antaranya telah selesai dari pemantauan selama 14 hari dan tidak ditemukan gejala Covid-19. Saat tersisa satu orang dalam pemantauan.

Sedangkan untuk sembilan ODP di Sorong dan dua ODP di Kabupaten Teluk Wondama, mereka masih menjalani karantina mandiri selama 14 hari sejak Selasa 17 Maret 2020.

Pada Jumpa pers yang juga di hadiri Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, Kadis Kesehatan Otto Parorongan, Kadis Kominfo Frans P Instia dan Juru Bicara Satgas Covid-19 itu Nurmawati, berharap masyarakat yang selesai melakukan perjalanan melapor agar bisa lakukan identifikasi.

Sementara itu, dari informasi yang didapatkan, dua prajurit TNI juga mengalami gejala demam dan panas tinggi, setelah melakukan perjalanan dari Bali dan Makasaar. Di mana kedua prajurit TNI tersebut kini telah diberangkatkan ke Surabaya untuk diperiksa lebih lanjut.

Kadispen Komando Armada III, Kolonel (P) Abdul Kadir yang dikonfirmasi, tidak menjelaskan secara detil, informasi tersebut, namun menyarankan mnc media group untuk menanyakan langsung kepada pihak Kemenkes RI.

“Agar menghubungi Kemenkes,” ujar Kolonel Abdul Kadir membalas pesan singkat.

Selain itu, sebanyak 27 prajurit TNI yang melakukan kontak langsung dengan seorang suspect corona, saat ini tengah dilakukan isolasi mandiri dan masiuk dalam status orang dalam pengawasan (ODP).

Dari informasi yang didapatkan, menyebutkan Panglima Armada III Sorong, saat ini tengah diperiksa kesehatan nya di Rumah Saki Angkatan Laut Dr. Ramelan, Surabaya.

Satgas penanggulangan wabah Corona di kota sorong, hingga beeita ini diturunkan, masih belum dapat memberikan keterangan terkia hal ini.

“Kami serahkan kepada juru bicara untuk menjelaskan, akan kami sampaikan yah informasi nya. SK satgas juga kami masih revisi,” ujar Wakil Walikota Sorong, Pahima Iskandar yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas, kepada wartawan.

News Feed