oleh

Deklarasi Damai Tokoh Lintas Agama di Kota Sorong Papua Barat

-Artikel-965 views

Kitorangpapuanews – Menyikapi kondisi yang terjadi di Papua dan Papua Barat, Forum komunikasi pimpinan daerah dan Forum Komunikasi umat beragama Kota Sorong menyatakan deklarasi damai, di kantor Wali Kota Sorong, Jumat (30/8/2019). Peryataan bersama dari tokoh lintas agama se-Kota Sorong itu menyatakan sikap menolak secara tegas segala sikap bentuk perpecahan dengan mengatasnamakan sara, suku agama ras dan antar-golongan (SARA). Wali Kota Sorong Lambertus Jitmau mengajak semua masyarakat Kota Sorong untuk berkomitmen menciptakan damai.

Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan tindakan anarkistis yang dapat merugikan kita semua. “Kami imbau masyarakat tidak menanggapi informasi hoaks yang terjadi di Papua dan Papua Barat,” kata Lambertus, Jumat. Selain itu, warga juga diimbau untuk tidak ikut-ikutan menyampaikan aspirasi dengan bertindak anarkistis. Kata Lambert Jitmau, secara bersamaan pemerintah daerah TNI-Polri serta tokoh agama se-Kota Sorong telah mendatangkan peryataan sikap deklarasi damai sebagai tanda bahwa situasi Kota Sorong hingga saat ini aman dan kondusif. Dalam deklarasi damai, sejumlah masukan dari tokoh agama disampaikan kepada pemerintah daerah dan juga pihak keamanan TNI-Polri terkait hal-hal buruk dalam lingkungan masyarakat Kota Sorong.

Sementara itu, situasi terkini di Kota Sorong sudah berjalan normal. Sebanyak tujuh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang sebelumnya ditutup karena ada aksi unjuk rasa warga kini sudah dibuka. Hal itu disampaikan Unit Manager Communication, Relatins and CSR marketing Operation Region (MOR) VIII PT Pertamina (Persero, Brasto Galih Nugroho, Kamis (22/8/2019) lalu.

News Feed