oleh

Dana DIPA Papua Barat 2020 Naik 13,2%

-Ekonomi-276 views

Kitorangpapuanews.com – Manokwari – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Daftar Alokasi Transfer ke daerah dan Dana Desa (Dades) tahun anggaran 2020.

Penyerahan DIPA dilakukan di aula Kasuari Gedung Keuangan Negara Manokwari, Perkantoran Arfai pada Jumat 22 November 2019.

DIPA merupakan anggaran yang menjadi dasar pengeluaran negara dan pencairan dana atas beban APBN, serta menjadi dokumen pendukung kegiatan akuntansi pemerintah.

Penyusunan DIPA 2020 merupakan amanat dari undang-undang nomor 20 tahun 2019, tentang anggaran pendapatan.

Kata Dominggus, penyerahan DIPA tahun 2020 dilakukan lebih awal dari tahun anggaran sebelumnya, dengan tujuan agar pelaksanaan anggaran dan kegiatan menjadi lebih cepat, sehingga dapat segera memberikan manfaat yang nyata kepada warga di Papua Barat.

Untuk lingkup nasional penyerahan DIPA TA 2020 dilakukan oleh Presiden Joko Widodo pada tanggal 14 November 2019, bertempat di Istana Negara, Jakarta.

Dominggus mengingatkan pengelolaan DIPA tetap memperhatikan transparansi dan akuntabilitas, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pengelolaan anggaran harus dilakukan dengan efektif dan efisien, berorientasi pada hasil dan kinerja yang secara langsung dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jangan sampai ada penyalahgunaan yang merugikan pembangunan daerah. Sementara dana transfer dan Dana Desa penggunaannya agar lebih difokuskan pada upaya pengentasan kemiskinan,” ujarnya.

Gubernur mengajak semua pihak dapat meningkatkan kualitas belanja dan pelaksanaan anggaran yang baik dan berkesinambungan.

Sementara, Pelaksana tugas Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Papua Barat, Muhdi mengatakan total dana APBN tahun 2020 yang terdiri dari dana DIPA Kementerian atau lembaga, dana transfer dana desa yang dialokasikan untuk Provinsi Papua Barat sebesar Rp 29,61 triliun.

Muhdi menjelaskan DIPA yang diserahkan kepada satuan kerja (satker) di Provinsi Papua Barat berjumlah 380 DIPA dengan total dana yang dialokasikan sebesar Rp8,53 triliun atau meningkat 13,2% dari tahun sebelumnya.

Dengan rincian belanja pegawai sebesar Rp1,99 triliun, belanja barang sebesar Rp2,86 triliun, belanja modal sebesar Rp 3,68 triliun dan belanja bantuan sosial sebesar Rp 5,74 miliar.

Sedangkan alokasi dana transfer dan dana desa se- Provinsi Papua Barat tahun 2019 sebesar Rp 21,08 triliun atau meningkat 1,3% dari tahun sebelumnya.

Dana transfer terdiri dari dana alokasi umum (DAU) sebesar Rp 8,49 triliun, dana bagi hasil (DBH) sebesar Rp 3,49 triliun, dana otonomi khusus (Otsus) sebesar Rp 4,34 triliun .

Lalu, dana alokasi khusus (DAU) fisik sebesar Rp 2,12 triliun dana desa (Dades) sebesar Rp 1,56 triliun, dana alokasi khusus (DAU) non fisik sebesar Rp 810,4 miliar dan dana insentif daerah sebesar Rp267,75 miliar. ***

News Feed