oleh

Dalam Sehari, Papua Diguncang Gempa 2 Kali

Kitorangpapuanews.com -Jayapura- Kota Nabire diguncang gempa tektonik dengan kekuatan magnitudo 5,2, sekitar pukul 14.51 WIT pada Minggu (22/3).

Hasil analisis BMKG memutakhirkan gempa menjadi kekuatan magnitudo 4,9. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 2.88 lintang selatan dan 135.63 bujur timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 55 km arah Utara Kota Nabire dengan kedalaman 20 km.

Kepala BMKG wilayah V Jayapura , Petrus Demon Sili menuturkan gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal, akibat adanya aktivitas sesar lokal.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan oblique naik,” ujarnya.

Akibat gempa ini, guncangan gempabumi dirasakan di daerah Nabire II MMI.

“Beberapa orang sempat merasakan gempa dan benda-benda ringan yang digantung bergoyang. Namun, gempa ini tidak berpotensi tsunami,” ujarnya.

Sebelumnya, Minggu pagi sekitar pukul 06.19 WIT, Tanah Merah, ibu kota Kabupaten Boven Digoel juga diguncang gempa tektonik yang memiliki parameter awal dengan magnitudo 5,2 yang kemudian dimutakhirkan menjadi magnitudo 5,0.

Episenter gempabumi terletak pada koordinat 5.52 lintang selatan dan 141.35 bujur timur, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 131 km arah Timur Laut Kota Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel, Papua pada kedalaman 10 km.

“Ini adalah gempabumi dangkal, akibat aktifitas zona lipatan dan sesar naik Papua. Guncangan gempabumi ini dirasakan di daerah Boven Digoel III MMI. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi yang tak menimbulkan tsunami ini,” ujarnya.

News Feed