oleh

Corona Menyebar, Dinas Pendidikan Papua Tetap Gelar UNBK

Kitorangpapuanews.com – Jayapura – Dinas Pendidikan Papua tetap melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) bagi siswa SMA dan sederajat yang digelar Senin (16/3/2020), ditengah virus corona menyebar ke sejumlah provinsi di Indonesia.

Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua, Christian Sohilait yakin UNBK akan berjalan lancar.

“Kami tetap melaksanakan UNBK. Semoga segalanya berjalan baik. Hingga saat ini, kami belum mendapatkan petunjuk untuk meliburkan siswa, sehingga aktivitas belajar mengajar siswa di sekolah tetap berjalan seperti biasanya,” jelasnya, Minggu (15/3/2020).

Data dari Dinas Pendidikan setempat mencatat 28.856 siswa yang terdiri dari 19.982 siswa SMA/MA/SMTK/SMAK dan 8.874 siswa SMK dengan sebaran sebanyak 1.061 sekolah.

Untuk memperlancar proses UNBK, Dinas Pendidikan Papua telah menyurati Telkom dan PLN, agar tak ada gangguan selama ujian berlangsung.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Hery Dosinaen menyebutkan pemda di Mimika wajib mengakomodir siswa dari Tembagapura yang saat ini mencari tempat perlindungan aman ke Kota Timika.

“Pemda wajib membantu para siswa yang ikut orangtuanya turun ke Timika, agar tetap melaksanakan UNBK tingkat SMA dan sederajat yang akan dilaksanakan esok hari,” jelasnya.

Hingga kini, Pemprov Papua belum mengetahui berapa banyak siswa SMA dan sederajat dari Tembagapura yang sudah berada di Timika.

Sebelumnya, 1.500-an orang lebih dari 4 kampung di Tembagapura, Kabupaten Mimika turun ke Kota Timika mencari perlindungan lebih aman karena adanya gangguan keamanan di daerah itu.

PLN Unit Induk Wilayah Papua & Papua Barat (UIWP2B) menjamin keandalan sistem kelistrikan selama pelaksanaan ujian di sekolah, salah satunya dengan melakukan pemeliharaan atau penguatan jaringan ke sejumlah lokasi yang akan dijadikan tempat ujian.

Senior Manajer Teknik PLN UIWP2B, Awat Tuhuloula menyebutkan sistem kelistrikan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat saat ini dalam keadaan aman.

“Hanya Teminabuan, Kabupaten Sorong Selatan yang mengalami defisit daya. Ini pun terjadi pada malam hari. Kami yakin defisit tidak memengaruhi berlangsung UNBK,” jelasnya.

Defisit di Teminabuan terjadi dikarenakan ada gangguan pada 2 unit mesin yang sedang dalam perbaikan. “Sejumlah sekolah telah menyurat kepada kami, agar listrik dapat terjaga saat berlangsungnya UNBK,” jelasnya.

News Feed