oleh

Bulog Papua : Persediaan Pangan Melimpah Sambut Natal dan Tahun Baru 2018

-Artikel, Kriminal-1.738 views

Kitorangpapuanews.com, Jayapura – Menjelang perayaan Natal 2017 dan menyambut Tahun Baru 2018, Perum Bulog Papua dan Papua Barat mengakui telah memperkuat kesiapan stok yang mencapai 4,5 bulan ke depan dan 14.700 ton gula pasir.

“Jumlah beras ini akan terus masuk secara akumulatif. Stok kami datangkan dari Sulsel. Begitu pula komoditi lainnya seperti gula dan minyak goreng,”ujar Kadivre Bulog Papua dan Papua Barat, Fauzi Muhamad, kepada wartawan, Senin (28/11/2017).

Terkait penyerapan beras petani, Bulog Divre Papua menegaskan hingga kini baru mencapai kurang lebih 70 persen dari target 46 ribu ton.

“Kita sampai saat ini baru mencapai 30. 200 ribu ton atau 70 persen yang diperoleh dari sentra padi Papua dan Papua Barat seperti Merauke, Manokwari, dan Nabire. Dengan bertambahnya penambahan gudang sebanyak 3.500 ton kami yakin dan optimis dimana saat ini panen gaduh bisa terealisasi kekurangannya hingga 30 persen jika semuanya kondisi yang mendukung seperti cuaca, iklim, dan pupuk serta irigasinya,” paparnya.

Terkait penyaluran rastra, Fauzi Muhamad mengaku penyaluran rastra hingga 10 oktober 2017 telah mencapai 84 persen untuk 10 bulan. Sisanya sekitar tiga bulan akan terus digenjot dimana yang belum tersalurkan kung lebih 29 ribu ton.

“Kami sudah kirim surat ke Gubernur, Wali Kota, dan Bupati di seluruh Papua untuk dapat menyelesaikan semuanya sebelum bulan Desember. Bahkan untuk praktis, libur tetap kita layani pencairan rastra,” katanya.

Kabid Komersil Bulog Divre Papua dan Papua Barat, Bolu Ismail, menambahkan pihaknya sudah menyiapkan program Gerakan Stabilitas Pangan (GSP) yang juga akan memberikan kemudahan bagi masyarakat.

“Kita juga kan sama menerapkan program GSP di Kansilog dan Sub divre di Papua dan Papua Barat serta RPK yang juga menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

“Saat ini di gudang kami ada kurang lebih 2.000 ton gula, dan sebentar akan masuk kurang lebih 2.300 ton lagi. Untuk dua bulan ke depan kita akan kedatangan lagi kurang lebih 10 ribu ton yang akan disebar di seluruh Papua dan Papua Barat,” katanya.

“Pada intinya masyarakat tidak perlu khawatir cadangan pangan Papua dan Papua Barat akan terpenuhi selama perayaan natal dan tahun baru 2018, agar masyarakat yang merayakan natal pun tenang dalam pelaksanaan ibadah,” tambahnya. (**)

News Feed