oleh

Budi Gunawan: Sudah Diantisipasi, Potensi Rawan Jelang PON Papua

-Artikel, Berita-458 views

Kitorangpapunews.com – Sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju dan pimpinan lembaga negara menggelar rapat gabungan terkait persiapan Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua di Gedung DPR, Selasa (4/2).

Rapat tersebut dihadiri Mendagri Tito Karnavian, Menpora Zainudin Amali, Kepala BIN Jenderal Budu Gunwan Wakapolri Komjen Gatot Edhy Pramono. Rapat dipimpin oleh Ketua DPR Puan Maharani, Wakil Ketua DPR Aziz Syamsuddin dan Rachmat Gobel.
Tampak pula Ketua Komisi I Meutya Hafid, Ketua Komisi II Ahmad Doli Kurnia Tanjung, Ketua Komisi III Herman Herry, dan Pimpinan Komisi X Hetifah Sjaifudian.
 
Usai rapat, Kepala BIN Jenderal Budi Gunawan memastikan Papua aman untuk menggelar PON ke-XX. Menurut dia, BIN, TNI, dan Polri telah melaksanakan operasi gabungan seperti operasi intelijen, pemulihan keamanan demi menjaga stabilitas Papua.
“Sampai dengan saat ini dan prediksi ke depan, keamanan bisa kita jaga dan tentu ada pola-pola sistem pengamanan baik itu terbuka-tertutup, termasuk waskita (Pengamanan VVIP) yang kita lakukan,” kata Budi di Gedung DPR, Senayan.
Operasi ini, kata Budi, digelar untuk memetakan potensi kerawanan di Papua serta mengantisipasi kerawanan yang mungkin terjadi.
“Dari deteksi dan pemetaan ada beberapa potensi kerawanan, yang sudah kita lakukan operasi gabungan dalam rangka untuk mencegah. Kemudian memotong potensi-potensi tersebut agar tidak menjadi gangguan yang nyata,” ujar Budi Gunawan.
 
PON ke-XX akan digelar di empat wilayah, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, dan MeraukeDi kesempatan yang sama, Ketua DPR Puan Maharani mengingatkan agar penyelenggaraan PON XX tak hanya sukses dalam soal administrasi tapi juga prestasi
 
“DPR mempunyai kesimpulan bahwa DPR RI berkomitmen untuk mensukseskan penyelenggaraan PON ke XX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) ke -XVI tahun 2020 di Provinsi Papua,” kata Puan.
 
Puan menjelaskan, PON XX akan digelar usai Pilkada Serentak 2020.
 
“Perlu saya sampaikan juga bahwa pelaksanaan PON akan dilaksanakan insyaAllah tanggal 20 Oktober sampai 2 November setelah pelaksanaan Pilkada tanggal 23 September,” jelas Puan.

 

News Feed