oleh

BNN Papua dan TNI Temukan Kembali Ladang Ganja di Waris

-Berita, Kriminal-396 views

Kitorangpapuanews.com – “Ganja tersebut langsung kami musnahkan di tempat dengan melibatkan pihak BNNP, BNNK Jayapura dan personel TNI AD,” ucapnya.

BNN tak berjalan sendiri melainkan bersama personel Yonif  300/BJW. Setibanya di lokasi kebun ganja seluas 2 hektar tersebut, perseonel BNNP Papua dan TNI menemukan tanaman ganja menyebar di beberapa titik dengan jumlah yang  diamankan sebanyak 73 batang ganja.

Distrik Waris, Kabupaten Keerom. Disinyalir  menjadi  lokasi penanaman ganja terbesar di wilayah Papua. Hal ini menyusul ditemukannya ladang ganja di daerah tersebut. Sebelumnya Polres Keerom menemukan tanaman ganja di sebuah ladang seluas 2 hektar di Kampung Mo, Dsitrik Waris, Sabtu (1/2) lalu, giliran Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Papua menemukan 64 pohon ganja di Kampung Lapak 2 dan 73 pohon ganja di kampung Kali Lapak Dua, Sabtu (15/2) dan Senin (17/2).

Kepala Bidang Pemberantasan BNNP Papua, AKBP.  M Syafii menyebutkan, selain Distrik Waris, dipastikan masih ada distrik lainnya di Kabupaten Keerom yang ditanami ganja. Pasalnya Keerom berbatasan langsung dengan negara PNG.

“Dari pemetaan BNNP Papua, selain Distrik Waris ada Distrik Senggi dan Yeti yang memiliki ladang ganja. Sebab, 3 distrik ini berbatasan langsung dengan PNG dan menjadi daerah lintasan serta didukung dengan kondisi tanah yang subur,” ucap Syafii saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos melalui telepon selulernya, Senin (17/2).

Terkait dengan hal ini, BNNP Papua terus berkoordinasi dengan TNI-Polri serta pihak terkait. Serta mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak menanam ganja. Sebab jika kedapatan maka akan diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

 Sementara itu, terkait dengan penemuan lahan ganja di lokasi Kali Lapak Dua, Distrik Waris, Senin (17/2), Personel BNNP dan BNNK Jayapura menuju Pos Kotis Yon 300/BJW dilanjutkan ke ladang ganja seluas 2 hektar.

 

Terkait temuan ladang ganja itu, BNNP Papua akan melakukan pengembangan. Serta dimungkinkan masih cukup banyak potensi masyarakat menanam ganja di area tersembunyi sehingga butuh pengawasan ekstra

News Feed