oleh

BI Papua Kembali Dorong Penggunaan QRIS

Kitorangpapuanews.com -Jayapura- Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Papua terus mendorong penggunaan QRIS atau transaksi pembayaran menggunakan QR Code melalui aplikasi sistem pembayaran dalam rangka mendukung pekan QRIS Nasional 2020.

Kepala BI Papua Naek Tigor Sinaga mengatakan pembayaran elektonik kepada masyarakat dengan harapan seluruh channel pembayaran bisa dilakukan dengan cepat, efisien, dan mudah.

“Agar penggunaan QRIS meluas di masyarakat, kami gencar melakukan sosialisasi dan pendaftaran merchant QRIS dengan melibatkan perbankan dan PJSP,” kata Naek, di Jayapura,Kamis, 12 Maret 2020.

Dia mengatakan, pihaknya menyasar para pelaku usaha ekonimo bawah hingga menengah.

 “Mulai dari pelaku UMKM, pengurus ibadah, dunia pendidikan, dan pasar tradisional. Kami juga melakukan kegiatan color run, melakukan festival kapal hias, senam bersama, bazar UMKM agar meningkatkan penggunaan QRIS,” ujarnya.

Untuk Papua, kata Naek, saat ini masih sekitar 7.000 merchant yang menggunkan pembayaran melalui QRIS, namun pihaknya optimistis dengan gencar mendorong penggunaan QRIS masih dapat menambah jumlah merchant.

“QRIS wajib digunakan untuk QR Code pembayaran sejak 1 Januari 2028. QRIS juga dapat digunakan untuk pembayaran zakat, infak, sedekah, iuran kas, dan palang merah,” kata Naek.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop dan UKM) Kota Jayapura, Robert Awi sangat pendukung upaya BI Papua dalam penggunaan QRIS khususnya kepada pelaku UMKM dan pedagang tradisional.

“Ini merupakan suatu hal yang potensial sehingga dengan QRIS dapat memudahkan bank untuk mendapatkan nasabah, dan bisa mengakses bank dengan mudah,” kata Robert.

News Feed