oleh

Berikut Rekapitulasi Kebiadaban TPN-OPM Selama Melakukan Penyanderaan

-Artikel, Kriminal-1.731 views

Kitorangpapuanews.com, Timika – Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol  Ahmad Mustofa Kamal di Timika, Sabtu, mengatakan tindak kekerasan dan kejahatan yang dilakukan Kelompok TPN-OPM itu disampaikan para korban yang berasal dari dua kampung yakni Kimbeli dan Longsoran, pasca evakuasi oleh Satgas Terpadu, Jumat (17/11) malam.

“Kekerasan dan kejahatan yang dilakukan seperti pelecehan seksual terhadap perempuan, warga dianiaya dan ditodong dengan senjata api, perampasan telepon seluler, perampasan uang dan emasnya,” ujarnya. warga yang mengalami pelecehan seksual oleh KKB di area Longsoran sebanyak lima orang wanita atas nama EK, T, HY, D dan L. Sedangkan Korban kekerasan seksual di kampung Kimbeli atas nama R, MM, LL, S, RK, I dan ML.

Data warga yang dianiaya dan ditodong dengan senjata api sebanyak 19 orang. Warga yang dirampas telepon genggamnya sebanyak 74 orang dengan jumlah barang bukti 200 unit telepon.

Warga yang dirampas uangnya total sebanyak Rp107,5 juta, dengan rincian S sebesar Rp7,5 juta, M sebesar Rp1,5 juta, P sebesar Rp1 juta, B sebesar Rp3,2 juta, P sebesar Rp500 ribu, B sebesar Rp30 juta, J sebesar Rp2,8 juta, BT sebesar Rp5,5 juta, A sebesar Rp3 juta, MT sebesar Rp25 juta, Z sebesar Rp7,5 juta, D sebesar Rp3 juta, S sebesar Rp4 juta, Y sebesar Rp2 juta, YM sebesar Rp6,5 juta.

Sementara itu warga yang perhiasan emasnya dirampas totalnya sebanyak 254,4 gram dengan rincian, R seberat 10 gram, YP seberat 5,4 gram, MT seberat 40 gram, PP seberat 18 gram, S seberat 70 gram, K seberat 11 gram, YM seberat 100 gram.

Ahmad mengatakan data tersebut menunjukan tindakan melawan hukum yang dilakukan oleh Kelompok TPN-OPM untuk itu harus ditindak tegas dengan hukum yang berlaku. Sampai saat ini Satgas Terpadu TNI-Polri masih melakukan pengamanan di 2 (dua) Kampung yang menjadi tempat penyanderaan untuk mengantisipasi aksi balasan.(**)

News Feed