oleh

Benny Wenda mempermalukan dirinya sendiri, dianggap membawa pengaruh buruk bagi mahasiswa NZ

-Artikel, Sosial-1.999 views

Kitorangpapuanews.com, Jayapura – Keprihatinan para akademisi terhadap tindakan Benny Wenda mengundang perhatian publik, pasalnya pada bulan  mei Benny Wenda mengadakan “public event” di beberapa Universitas di New Zealand (NZ). Benny Wenda dianggap sudah mencemari pola berpikir para mahasiswa di NZ dengan paham separatisme.

Kekhawatiran tersebut disampaikan oleh Rektor Victoria University of Wellington, Prof. Grant Guilford. Ia menyampaikan kekecewaannya kepada Benny Wenda, dimana materi yang disampaikan tidak sesuai dengan harapan kampus dalam acara “public event” tersebut.

Harapan dari kampus adalah Benny Wenda dapat berbicara tentang budaya Papua dan kearifan lokalnya, bukan tentang praktek-praktek dan manuver-manuver politik dalam rangka mengkhianati negaranya sendiri.

Grant menyampaikan bahwa mahasiswanya diajarkan untuk mencintai negaranya dan tanah airnya, di ajarkan untuk senantiasa membela dan mencintai negaranya bukan untuk mengkhianatinya, seperti dilansir oleh radionz.co.nz. Materi yang disampaikan oleh Benny Wenda cukup membuat akademisi khawatir mahasiswanya akan terpengaruh dengan Benny Wenda yang secara terang-terang mengkampanyekan gerakan separatis.

Sebagai Rektor VUW, Grant menghimbau kepada para mahasiswanya agar tidak terpengaruh apa yang disampaikan oleh Benny Wenda tentang gerakan-gerakan pengkhianatan dan separatis yang dilakukan oleh Benny Wenda dan antek-anteknya. (Dees)

News Feed