oleh

Bawaslu RI Deklarasikan Tolak Politik Uang Dan Politisasi Sara Di Pilkada Asmat

-Berita, News, Politik-53 views

Kitorangpapuanews.com – Divisi Hukum Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Fritz Edward Siregar mewakil Bawaslu RI, mengikuti deklarasi stop politik uang dan politisasi sara dalam pelaksanaan Pilkada Kabupaten Asmat, Provinsi Papua tahun 2020.

Kehadiran Anggota Bawaslu Divisi Hukum RI, Edward Siregar di Asmat didampingi kedua Anggota Bawaslu Divisi Hukum Provinsi Papua yakni, Ronald Manoac dan Niko Tunjanan.

“Saya sangat berbahagia bisa mengunjungi Asmat. Terima kasih kepada Bawaslu Asmat atas undangannya,” kata Edward Siregar saat memberi sambutan di Agats, Ibukota Asmat.

Ia menuturkan, kehadirannya bersama jajaran di Asmat bertujuan untuk memberi semangat kepada Bawaslu Asmat dan KPU Asmat serta pihak terkait dalam pelaksaan Pilkada 2020.

Kata Edward, selain tugas pokok Bawaslu dan KPU untuk menyelenggarakan dan mensukseskan Pilkada 2020, ada tugas lain yang sangat fundamental yaitu memberi pendidikan politik yang baik kepada masyarakat.

“Pesta demokrasi per lima tahun dilaksanakan dan hanya begitu-begitu saja tanpa ada warna dan perubahan baru. Hal ini karena pihak penyelenggaran kurang optimal dalam melaksanakan sosialisasi pendidikan politik,” jelasnya.

Untuk itu, khususnya kepada KPU dan Bawaslu Asmat diminta lebih giat lagi dalam mensosialisasikan pendidikan politik kepada masyarakat.

“Kepada tim pemenang para kandidat, diharapkan pula ikut sosialisasikan visi-visi dan program kandidat masing-masing kepada masyarakat,”

“Dengan cara ini, masyarakat akan lebih bijak untuk memilih pemimpin terbaik sehingga mengurangi tendensi paksaan melalui politik uang dan lain sebagainya,” ujarnya.

Pesta demokrasi pada hirarkinya adalah dari rakyat oleh untuk rakyat. Biarkan mereka memilih sesuai hati nurani.

“Jangan ada paksaan. Mari bersama-sama kita tolak politik uang dan politisasi sara di Kabupaten Asmat,” tegasnya.

Pada kesempatan itu pula, dilangsungkan pendatanganan petisi tolak politik uang dan politisasi sara diikuti oleh jajaran Forkopimda Asmat.

Diantaranya, Ketua KPU Asmat Markus Pasan, Jufri Toatubun Anggota KPU Asmat, Plh. Asisten I Setda Ruland Yambise.

Selain itu, Pabung 1707 Merauke/Asmat Mayor Czi Abdul Komar, Wakapolres Asmat Kompol Umar Sulaiman dan tokoh agama tokoh adat dan undangan terkait lainya. [ KLd ]

News Feed