oleh

Bawaslu: 5 Kabupaten di Papua Rawan Konflik Pilkada 2020

-Artikel-370 views

Kitorangpapuanews.com Jayapura– Bawaslu Papua mengklaim 5 dari 11 kabupaten yang melaksanakan pilkada 2020 rawan konflik pilkada serentak 2020.

Koordinator Divisi Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Papua Ronald M. Manoach menyebutkan ke-5 kabupaten dengan tingkat kerawanan tinggi saat Pilkada 2020 adalah Kabupaten Yalimo, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Waropen dan Asmat.

Kata Ronald, KPU baru akan merilis secara nasional tingkat kerawanan Pilkada 2020 di seluruh Indonesia, pada Senin (23/12).

“Seperti pengalaman pemilu tahun lalu, ada konflik berdarah di Asmat, tepatnya di Distrik Fayit. Sejumlah daerah yang kami petakan kerawanannya ini, salah satunya ada pengalaman konflik pada tahun sebelumnya,” jelasnya, Minggu (22/12) di Kota Jayapura.

Kata Ronald, walaupun tak ada korban jiwa, tapi bisa saja dalam Pilkada 2020 mendatang akan menjadi ajang balas dendam antar kelompok yang bertikai sebelumnya. “Ini dikarenakan kontennya sama, yakni pemilihan umum atau pilkada. Walau begitu, kami tetap melakukan pencegahan,” ujarnya.

Pada Pilkada serentak 2020 di Papua, terdapat dua sistem pemilihan, yakni pemilihan secara nasional dan sistem noken sebagai pengganti kotak suara. Sejumlah daerah yang melakukan sistem noken adalah Yahukimo dan Pegunungan Bintang, sementara sisanya dilakukan secara nasional.

Ke-11 kabupaten yang akan melaksanakan Pilkada serentak 2020 yakni Kabupaten Waropen, Supiori, Merauke, Yalimo, Boven Digoel, Asmat, Membaro Raya, Nabire, Keerom, Pegunungan Bintang dan Yahukimo.

News Feed