15 Agu 2020
oleh

Babinsa Koramil Tembagapura dan Freeport perbaiki jalan rusak , Untuk Akses Masyarakat Kampung Banti

-News, Publik, Sosial-748 views

“Kami berkoordinasi dengan kepala kampung dan manajemen PT Freeport Indonesia untuk melakukan perbaikan jalan yang putus antara Kampung Banti 1 dan Banti 2 akibat banjir disertai longsor. Keberadaan jalan ini sangat vital untuk akses warga kedua kampu”

Kitorangpapuanews.com -Timika- Para Bintara Pembina Desa/Babinsa yang bertugas di Koramil Tembagapura bersama warga setempat dan karyawan PT Freeport Indonesia memperbaiki ruas jalan menuju Kampung Banti 1 yang rusak akibat banjir dan longsor yang menerjang wilayah itu beberapa hari lalu.

Babinsa Kampung Doliningokngin Sersan Kepala Abdul Jafar yang dihubungi dari Timika, Selasa, mengatakan jalan raya yang menghubungkan Kampung Banti 1 dan Banti 2 putus sejak beberapa hari lalu saat terjadi banjir disertai longsor.

Hal itu mengakibatkan aktivitas warga dari kedua kampung itu menjadi terhambat. Apalagi suplai bahan kebutuhan pokok untuk masyarakat harus dibeli di Kota Tembagapura.

“Kami berkoordinasi dengan kepala kampung dan manajemen PT Freeport Indonesia untuk melakukan perbaikan jalan yang putus antara Kampung Banti 1 dan Banti 2 akibat banjir disertai longsor. Keberadaan jalan ini sangat vital untuk akses warga kedua kampung termasuk ke Tembagapura,” jelas Serka Abdul Jafar.

Sebelumnya, pada Rabu (1/1) petang, PT Freeport mengerahkan sebuah peralatan eksavator untuk membersihkan material bebatuan yang menutup akses jalan menuju Kampung Waa-Banti, tepatnya di sekitaran Kampung Utikini Lama hingga Kampung Longsoran, Distrik Tembagapura.

Kapolsek Tembagapura AKP Hermanto mengatakan tingginya curah hujan di wilayah Tembagapura dan sekitarnya akhir-akhir ini memicu terjadi longsoran pada sejumlah ruas jalan dari Tembagapura menuju Kampung Waa-Banti.

“Perbaikan jalan yang tertutup material bebatuan di Utikini Lama baru bisa selesai sekitar tiga hari dengan mengerahkan peralatan eksavator dan dozer PT Freeport mengingat material bebatuan yang menutupi ruas jalan sangat besar. Longsor ini terjadi karena curah hujan yang tinggi di wilayah Tembagapura akhir-akhir ini,” terang AKP Hermanto.

News Feed