oleh

ANGGOTA BRIMOB KEMBALI MENJADI KORBAN KEKEJAMAN TPN-OPM

-Artikel, Kriminal-1.274 views

Kitorangpapuanews.com, Mimika – Brigadir Firman gugur dalam tugasnya saat patroli di mile 69, Tembagapura, areal PT Freeport Indonesia. Firman dikabarkan meninggal dunia, pada penembakan sekitar pukul 03.50 WIT dengan luka pada bagian punggungnya. Tidak hanya Brigadir Firman, Aipda Yongky juga terkena luka tembak pada bagian rusuk sebelah kanan. Beruntung Yongky masih bisa terselamatkan dan sudah membaik meski belum sadar karena pengaruh obat bius.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Kombes Pol AM Kamal menyebutkan kejadian berawal pada Selasa, 14 November 2017, dimana kelompok bersenjata melakukan penembakan ke mobil patroli zona PT Freeport Indonesia dan mengenai seorang karyawan bernama Raden Totok Sahadewa di bagian paha kanan.

Pasca penembakan itupun, dilakukan patroli penyelidikan oleh Satgas Terpadu Brimob Den B Polda Papua. Sekitar pukul 03.50 WIT terjadi penembakan terhadap anggota Brimob yang patroli menyusuri perbukitan di daerah mile 69.“Saat ini, jenasah Firman dalam evakuasi dan akan dibawa ke Kota Timika. Kami juga terus melakukan penyelidikan dalam aksi penembakan yang terjadi di Mile 69 Tembagapura,” kata Kamal.

Hingga saat ini tercatat aksi  penembakan yang telah dilakukan oleh kelompok TPN-OPM selama 1 bulan terakhir terjadi sebanyak 9 (sembilan) kali dengan jumlah korban meliputi 2 (dua) orang tewas (Brimob), dan 6 (enam) orang aparat dan warga sipil luka-luka.

Hal ini tentunya menjadi perhatian khusus dari aparat keamanan maupun masyarakat untuk senanatiasa meningkatkan pengamanan dan kewaspadaan dalam setiap kegiatan operasional di wilayah Tembagapura. (**)

News Feed