ANALISA GUBERNUR LUKAS ENEMBE PADA TAHUN POLITIK 2019 DI PAPUA

oleh -610 views

Jayapura, Kitorang Papua – Tahun 2019 yang merupakan tahun politik, memberikan peluang adanya kerusuhan. Gubernur Papua Lukas Enembe menyampaikan prediksinya terhadap pelaksanaan Pemilu legislatif (Pileg) 2019 di Bumi Cendrawasih. Enembe menyebut, pelaksanan Pemilu berpotensi konflik, karena sejumlah wilayah masih menggunakan sistem noken atau pemilihan yang diwakili oleh tokoh masyarakat.

“Sebab dalam pilkada pun sistem noken ini sering kali menjadi hal yang diperdebatkan bahkan sampai kepada gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK),” katanya di Jayapura, Sabtu (12/1).

Menurutnya, untuk kursi DPR RI, seluruh calon wakil rakyat yang ada di tanah ini akan memperebutkan 10 kursi dari daerah pemilihan (dapil) Papua, jumlah tersebut diperebutkan oleh 16 partai politik.

“Sehingga diprediksi jika terjadi konflik dapat mengakibatkan korban jiwa, pasalnya terlihat seperti itu,” ujarnya.

Untuk itu kata Lukas, diharapkan seluruh warga Papua dapat menjaga keamanan dan kedamaian dalam pelaksanaan pemilu legislatif 2019 tersebut.

“Beda halnya dengan pilpres, Papua sudah mengikat suaranya untuk satu calon presiden sehingga kemungkinan untuk terjadi konflik tidak ada,” katanya lagi. (*)