oleh

Anak-anak Berlindung dan Menangis, Di Balik Penembakan KKSB OPM di Tembagapura,

-Artikel, News-234 views

Kitorangpapuanews.comKelompok Kriminal Separatis Bersenjata ( KKSB OPM) menembaki mobil patroli Polsek Tambagapura pada Senin (2/3/3030) pagi. Rupanya, tembakan tersebut membuat sejumlah warga merasa ketakutan. Video amatir yang ditayangkan di Kompas TV memperlihatkan warga, termasuk perempuan dan anak-anak tengah berlindung di sebuah tempat. Mereka berlindung di lokasi yang tak jauh dari Polsek Tembagapura saat peristiwa penembakan terjadi. Suara tangisan anak-anak yang ketakutan terdengar dari video rekaman tersebut. Terlihat, aparat keamanan melindungi mereka dari serangan KKSB OPM.

Berlindung

Menurut Kapolres Mimika AKBP I Gusti Gde Era Adhinata, awalnya KKSB OPM menembak mobil patroli di Polsek Tembagapura. Tembakan tersebut membuat masyarakat Kampung Banti dan Utikini khawatir dengan keselamatan mereka. Masyarakat, kata Kapolres, kemudian hendak berlindung ke Polsek Tembagapura. Polisi kemudian menerjunkan mobil patroli guna mengevakuasi warga. Namun mobil patroli itu juga ditembaki oleh KKSB OPM. Polisi yang bersiaga kemudian membalas serangan untuk mengamankan evakuasi.

“Jadi Polsek tidak diserang. Yang dilakukan anggota siaga dengan melepaskan tembakan perlindungan ke arah KKSB OPM yang menembaki mobil patroli kedua yang akan mengevakuasi warga ke polsek,” kata Era, Selasa (3/3/2020). Kini ratusan warga, termasuk ibu dan anak-anak yang sebelumnya mengungsi ke Polsek Tembagapura kini telah kembali ke rumah masing-masing. “Setelah aman dan kondusif, masyarakat kembali ke rumah amsing-masing,” katanya. Akibat kejadian itu, seorang anggota polisi bernama Briptu Andika Wally terluka dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Tembagapura.

Identifikasi KKSB OPM

 Era mengatakan KKSB OPM itu dipimpin oleh Gusbi Waker dan Lekagak Telenggen yang berasal dari Yambi, Puncak Jaya. “Kami sudah mengidentifikasi KKSB OPM dari mana yang melakukan penembakan di Tembagapura,” kata Era. Saat peristiwa terjadi anggota KKSB OPM berlindung di balik bukit. Sehingga polisi kesulitan menghitung jumlah mereka. Setelah insiden itu, pengamanan di Tembagapura diperketat. Status siaga satu pun sudah diberlakukan di Distrik Tembagapura. “Penindakan hukum terhadap kelompok tersebut tetap akan kami lakukan,” katanya.

News Feed