oleh

Aksi Keji KKSB OPM Menembak Mati Dua Petugas Kemanusiaan Covid 19 Saat Antar Obat di Papua

-Artikel, News-315 views

 

Kitorangpapuanews.com – Kisah pahit yang dialaminya Putra asli papua bersama temannya, Heniko Somau (Korban Meninggal Dunia) yang menjadi korban keji Kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB OPM) di Kabupaten Intan Jaya, Papua. Dua petugas medis yang mendapat surat tugas resmi sebagai Gugus Tugas Covid-19 telah menjadi korban penembakan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB OPM) di Distrik Wandai.

Tebar teror KKSB OPM terhadap dua warga asli papua, korban bernama Eunico Somou dan Almalek Bagau dalam menjalankan tugas mulia sebagai tenaga medis COVID-19 saat mengantarkan obat untuk pasien COVID-19 di Distrik Wandai, Intan Jaya, Jumat (22/5/2020).

Korban Eunico Somou dievakuasi ke ibukota Sugapa Intan Jaya dan langsung dibawa ke rumah keluarga untuk dimakamkan, sementara korban Almalek Bagau yang dalam keadaan kritis langsung dievakuasi menggunakan pesawat menuju RSUD Nabire.

Korban selamat tiba di bandara Nabire sekitar pukul 10.30 WIT. Kedatangannya dijemput oleh Bupati Intan Jaya Natalis Tabuni, Ketua Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Intan Jaya dan Kapolres Intan Jaya.

Kapolres Intan Jaya, AKBP Yuli Karre Pongbala, yang dikonfirmasi, mengatakan, dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap kedua korban, diketahui bahwa keduanya mengalami luka tembak dan luka sobekan pada sekujur tubuh.

“Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan terdapat luka tembak dan luka sobekan di sekujur tubuhnya. Jadi kami belum bisa pastikan apakah itu menggunakan parang atau dengan alat lain, tetapi yang jelas ada luka tembak pada bagian kaki korban,” ungkapnya.

Kapolres mengaku, saat ini pihaknya belum bisa meminta keterangan dari korban yang selamat dikarenakan masih trauma.

“Kami belum bisa meminta keterangan karena korban selamat masih terus meringis kesakitan dan trauma. Jadi kami belum bisa meminta keterangan. Kemungkinan kakinya akan dioperasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih Kolonel Cpl Eko Daryanto dalam keterangan tertulis, menyayanngkan kejadian tersebut karena kedua korban ini merupakan tenaga medis yang sementara menjalankan tugas mulia untuk membantu masyarakat dalam bidang kesehatan.

“Tentu kita sangat sayangkan kejadian ini karena mereka menjalankan tugas mulia. Saat ini tim gabungan TNI-Polri sudah diturunkan untuk melakukan pengejaran terhadap Kelompok Kriminal Separartis Bersenjata (KKSB OPM) tersebut, kasus ini dalam penanganan Polres Intan Jaya,” tandasnya.

Kami hanya bisa berdoa dan memohon kepada Tuhan agar mereka KKSB OPM dapat mempertanggungjawabkan perbuatan mereka dihadapkan Tuhan, dimana saat ini warga Papua sedang dihadapi keslotan dan musibah dengan wabah virus Corona, gerombolan KKSB OPM membuat warga resah dan trauma

Kepada Pemerintah, Aparat Keamanan dan Badan Kesehatan Dunia (WHO) serta Aktivis HAM untuk melihat secara serius kondisi kami petugas kesehatan yang sedang menjalani tugas kemanusian dalam memerangi wabah virus Corona ini dari aksi keji yang dilakukan oleh KKB di Papua ini

News Feed