oleh

Ajakan bagi Milenial dan Penyuka Drama Korea Melestarikan Hutan dalam Festival Iklim

Kitorangpapuanews.com – Pemuda sebagai agen perubahan memiliki potensi besar untuk dapat berkontribusi dalam upaya penurunan emisi. Pemuda diharapkan menjadi garda terdepan yang menyuarakan permasalahan lingkungan dan hutan di wilayahnya masing-masing.

Hutan di Indonesia Timur menyimpan karbon yang tinggi, dan dapat berkontribusi pada target penurunan emisi Indonesia. Hal itu memerlukan strategi untuk mengoptimalkan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim berdasarkan Nationally Determination Contribution (NDC).

Festival Iklim yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meluncurkan roadmap NDC sektor lahan yang dapat menjadi dasar dalam menyusun strategi di subnasional atau provinsi.

Mereka dapat menggerakkan dukungan publik secara positif, dan selanjutnya berperan aktif dalam permasalahan perubahan iklim. Untuk itu, Yayasan EcoNusa bekerja sama dengan KLHK melalui Direktorat Jenderal Perubahan Iklim (PPI) dan Climate Governance Project (GIZ) menggerakkan pemuda milenial untuk berkontribusi terhadap upaya penurunan emisi.

Salah satunya dilakukan oleh alumnus School of Eco Diplomacy 2018, Alfa Ahoren bersama teman-temannya. Mereka menularkan cinta lingkungan untuk membangkitkan semangat melestarikan hutan dan merawat lingkungan guna menghadapi masalah perubahan iklim

“Kita memberikan penyadaran pada anak-anak muda tentang penyelamatan dan pelestarian lingkungan,” terang Alfa dalam diskusi interaktif dengan tema “Pemuda Milenial Penjaga Hutan di Timur Indonesia” di Arborea Cafe di di kantor KLHK, Jakarta, Kamis, 24 Oktober 2019.

Usaha serupa dengan cara berbeda dilakukan oleh Abdel Gamel Nasser, Koordinator Lingkungan di Forum Komunitas Jayapura. Forum ini terdiri atas himpunan komunitas di Papua yang memiliki berbagai latar belakang,

“Ada sekitar 100 komunitas di forum ini, ada komunitas olahraga dan bahkan ada komunitas penggemar drama Korea juga. Walau beda komunitas, saya suka menyisipkan isu lingkungan dan memprovokasi upaya pelestarian hutan dan lingkungan,” jelas Gamel.

News Feed