oleh

4 HARI DISANDERA KELOMPOK TPN-OPM, WARGA KAMPUNG DIPERLAKUKAN TIDAK MANUSIAWI

-Artikel, Kriminal-2.128 views

Kitorangpapuanews.com, Mimika – Selain melakukan penyanderaan dan kekerasan terhadap warga Kampung Banti dan Kimbely, Distrik Tembagapura, kelompok TPN-OPM juga menghalang-halangi dan melakukan intimidasi kepada warga sipil untuk melintas ke Tembagapura guna mendapatkan barang kebutuhan pokok sehari-hari. Kondisi tersebut tentunya sangat mengkhawatirkan mengingat warga kampung kekurangan bahan makanan dan obat-obatan.

Upaya Pemkab Mimika mengatasi masalah tersebut yaitu menyiapkan sembako sebanyak dua kontainer untuk masyarakat yang terisolasi (tidak dapat keluar kampung) karena jalan dari Banti menuju Tembagapura diblokade TPN-OPM sejak beberapa hari yang lalu.

Kepala Kampung Banti, Yohanes Yamang, berharap masyarakat diberi akses ke Tembagapura untuk mengambil sembako yang sudah disiapkan oleh Pemerintah.

“Kami harap agar ada akses ke Tembagapura agar masyarakat tidak kelaparan, dan kondisi kesehatan masyarakat dapat terjaga dengan baik, apalagi banyak warganya yang masih anak-anak yang mudah terserang penyakit,” ungkap Yohanes.

“Kami juga berharap permasalahan di tembagapura ini cepat selesai dan masyarakat dapat melaksanakan aktivitas seperti biasanya, bertani dan kegiatan lainya bahkan putra-putri kami untuk dapat bersekolah seperti hari-hari biasanya,” tambahnya.

Sampai dengan saat ini TNI-Polri belum bisa memastikan kondisi masyarakat yang disandera oleh kelompok TPN-OPM, namun berdasarkan informasi dan pemantauan bahwa masyarakat sangat lemah karena menerima perlakuan tidak manusiawi.

TNI-Polri saat ini sedang berupaya melalui pendekatan persuasif dengan cara negosiasi kepada kelompok TPN-OPM, agar masyarakat diberikan penghidupan yang layak termasuk makanan. (**)

News Feed