15 ANGGOTA POLRES BIAK DIPERIKSA TERKAIT TEWASNYA NAPI DI TAHANAN

oleh -101 views

Kitorangpapuanews.com-Kapolres Biak Numfor AKBP Mada Indra Laksanta mengungkapkan bahwa sebanyak 15 anggota Polres Biak Numfor telah dilakukan pemeriksaan estafet, terkait dengan meninggalnya RY, tahanan kasus pencurian di sel tahanan Polres Biak Numfor, Sabtu (15/6) lalu.

“Dari tim Paminal Polda Papua sudah turun Senin (17/6) untuk mendalami dan membantu pemeriksaan terhadap anggota jaga yang saat itu bertugas,” jelas Kapolres Manda Indra saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Senin (17/6) kemarin.

Kapolres meng imbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh dengan berita-berita yang tidak benar. Sebagai petugas pelayanan masyarakat yang pertama mohon maaf sebesar-besarnya.

“Niat kami adalah penegakan hukum, untuk pengembangan kasus ini sebetulnya masih banyak yang akan diungkap, namun kenyataan berubah lain,” ungkap AKBP Mada Indra.

Ia berharap agar semua pihak saling menahan diri dan memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada Polres Biak Numfor untuk melakukan proses hukum sesuai dengan aturan yang ada, pihaknya akan memberikan informasi terkait perkembangan penyelidikan kasus tersebut.

“Saya telah perintahkan kepada Propam untuk melakukan pemeriksaan terhadap Unit Opsnal Sat Reskrim dan petugas jaga yang melaksanakan piket malam itu,” tegasnya.

Terkait situasi terakhir di wilayah hukumnya itu kata Kapolres kondusif. Pihaknya sudah lakukan pendekatan dengan keluarga, tokoh masyarakat, tokoh agama serta dibantu oleh Bupati. Untuk jenazah sendiri rencana dimakamkan Senin (17/6) kemarin.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang tahanan Polres Biak berinisial RY (25) ditemukan meninggal tergantung di terali tahanan Polres. RY merupakan tahanan dalam kasus Pencurian Hewan ternak yang diamankan Sat Reskrim Polres Biak di wilayah pelabuhan Biak pada Jumat (14/6). Pelaku sempat melarikan diri atau bersembunyi selama tiga minggu di Pulau Mapia dan yang bersangkutan merupakan tahanan residivis.