oleh

1000 Warga Yang Masih Ada Di Kampung Banti & Kimbely Minta Segera Dievakuasi

-Artikel, Kriminal-2.404 views

Kitorangpapuanews.com, Timika – Kapolda Papua Irjen Polisi Boy Rafli membenarkan kelompok TPN-OPM masih mengintimidasi warga Kimbeli dan Banti, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, sehingga warga asli yang menghuni perkampungan itu mengajukan permintaan evakuasi. Ia mengatakan sebelumnya sekitar 1.000 an warga yang merupakan penduduk asli kawasan itu enggan untuk dievakuasi dan memilih tetap tinggal di kampungnya.

“Memang betul warga minta segera dievakuasi karena adanya intimidasi dari kelompok kriminal bersenjata sehingga satgas akan memenuhi permintaan tersebut,” ujar Irjen Boy Rafli kepada Antara, di Jayapura, Senin. “Evakuasi dijadwalkan hari ini namun jam berapa belum dipastikan,” kata Boy Rafli.

Dengan adanya permintaan warga maka satgas terpadu TNI-Polri tengah menyiapkan 12 bus milik PT Freeport Indonesia untuk mengevakuasi mereka ke Timika.

Sebelumnya 344 warga sudah dievakuasi ke Timika juga menggunakan bus Freeport.

Evakuasi yang dilaksanakan Jumat (17/11) sempat diwarnai perlawanan dari Kelompok TPN-OPM namun tidak ada anggota maupun warga yang terluka. (**)

News Feed